

Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) XVIII Komite Aeromodelling PB FASI yang berlangsung pada 25–26 Juli 2026 di Gedung KONI Provinsi DKI Jakarta resmi ditutup oleh Ketua Komite Aeromodelling PB FASI, Marsekal Muda TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus Komite Aeromodelling PB FASI, Ketua FASIDA dan Ketua Komite Aeromodelling Provinsi dari seluruh Indonesia, pimpinan sidang, serta para pemangku kepentingan olahraga aeromodelling nasional.
Mengusung tema “Menyatukan Visi, Menguatkan Organisasi, Membangun Prestasi Internasional,” Rakernas XVIII menjadi forum strategis untuk menyusun arah kebijakan, program kerja, serta langkah-langkah penguatan organisasi dalam menghadapi tantangan pembinaan aeromodelling Indonesia ke depan.
Dalam sambutan penutupnya, Marsekal Muda TNI Bambang Gunarto menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian sidang dengan penuh semangat, keterbukaan, dan semangat musyawarah. Menurutnya, seluruh keputusan yang dihasilkan bukan sekadar dokumen organisasi, tetapi merupakan amanah bersama yang harus diwujudkan melalui kerja nyata di tingkat pusat maupun daerah.
Beliau menegaskan bahwa tema Rakernas bukan sekadar slogan, melainkan arah pembangunan organisasi.
“Menyatukan visi berarti bergerak bersama menuju tujuan yang sama. Menguatkan organisasi berarti membangun tata kelola yang tertib, transparan, profesional, dan konsisten. Sedangkan membangun prestasi internasional berarti mempersiapkan atlet, pelatih, juri, perangkat pertandingan, regulasi, teknologi, sarana latihan, serta kompetisi secara terencana, berjenjang, dan berkelanjutan.”
Dalam pidatonya, Ketua Komite juga menyampaikan sejumlah prioritas hasil Rakernas yang akan menjadi fokus organisasi dalam satu tahun ke depan, antara lain:
- Penguatan organisasi dan penyempurnaan tata kelola keanggotaan.
- Penyelarasan dan pembaruan peraturan perlombaan sesuai perkembangan FAI Sporting Code.
- Penegasan fungsi Technical Meeting agar tidak menjadi forum perubahan regulasi pertandingan.
- Penguatan mekanisme penyelesaian sengketa organisasi dan pertandingan.
- Peningkatan sertifikasi, pelatihan, dan pembinaan SDM, termasuk atlet, pelatih, juri, administrator, dan perangkat pertandingan.
- Penyusunan kalender kegiatan nasional yang lebih pasti sebagai dasar pembinaan daerah.
Salah satu pesan penting yang menjadi perhatian peserta adalah komitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia aeromodelling. Bambang Gunarto menegaskan bahwa pembinaan aeromodelling bukan hanya bertujuan melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga menanamkan ilmu pengetahuan, teknologi, kreativitas, disiplin, keselamatan, dan semangat inovasi kepada generasi muda.
Menutup sambutannya, beliau mengajak seluruh keluarga besar Aeromodelling Indonesia untuk terus menjaga komunikasi, memperkuat budaya kerja yang profesional, transparan, disiplin, dan bertanggung jawab, sekaligus mempersiapkan pembinaan atlet secara berkesinambungan menuju PON XXII/Nusa Tenggara Tahun 2028 dan berbagai kejuaraan internasional.
“Mari kita bangun budaya kerja yang profesional, transparan, disiplin, adil, dan bertanggung jawab. Mari kita persiapkan atlet, pelatih, juri, administrator, dan perangkat pertandingan dengan sebaik-baiknya. Mari kita perkuat pembinaan usia dini dan regenerasi atlet. Mari kita persiapkan diri secara sungguh-sungguh menuju PON XXII Tahun 2028.”
Beliau juga mengajak seluruh insan aeromodelling untuk membuktikan bahwa organisasi mampu bergerak bersama, beradaptasi terhadap perkembangan zaman, serta terus membawa nama Indonesia berprestasi di tingkat dunia.
Dengan berakhirnya Rakernas XVIII, seluruh keputusan yang telah disepakati diharapkan menjadi pedoman bagi Komite Aeromodelling PB FASI dan seluruh Pengurus Provinsi dalam memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kualitas pembinaan, dan mewujudkan Aeromodelling Indonesia yang semakin profesional, kompetitif, serta mampu bersaing di tingkat internasional.
(Kontributor : Putrasyah)


